Call Us : +62 811 922 2138

info@jppskinlaserclinic.com

Efek Polusi Udara Terhadap Kulit

Ditinjau oleh :

Picture of dr. Meiny L. Setiawan, M.Biomed(AAM)
dr. Meiny L. Setiawan, M.Biomed(AAM)

Dokter estetika dan anti-aging berpengalaman lebih dari 25 tahun, serta Master Trainer di REJURAN® Indonesia Academy. Beliau dikenal sebagai praktisi laser dan menjabat sebagai Head Doctor di JPP Skin Laser Clinic.

polusi udara

Polusi udara menjadi masalah yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat akhir-akhir ini. Udara yang bercampur dengan sisa produksi pabrik, sisa rumah tangga, pembakaran sampah, hingga asap kendaraan bermotor, membuat udara memiliki kandungan polutan yang sangat tinggi. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan terutama kesehatan kulit. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam US National Library of Medicine, National Institut of Health, pada 2017, disebutkan bahwa peningkatan polusi udara selama bertahan-tahun dapat memiliki efek besar pada kulit manusia. Berbagai polutan udara seperti radiasi ultraviolet, hidrokarbon aromatik polisiklik, dan senyawa organik yang mudah menguap seperti oksida, partikel ozon, dan asap rokok, dapat memengaruhi kulit dengan menginduksi stres oksidatif. Apa saja efek polusi udara terhadap kulit yang dapat terjadi?

Efek Polusi pada Kulit

Meski kulit manusia memiliki fungsi sebagai perisai biologis terhadap bahan kimia pro-oksidatif dan polutan udara fisik terhadap tubuh, paparan polusi yang berkepanjangan pada tingkat tinggi dapat menimbulkan efek negatif pada kulit. Jika dijelaskan satu persatu, paparan radiasi ultraviolet dapat memengaruhi penuaan kulit ekstrinsik dan kanker kulit.

1. Rusaknya kolagen kulit

Salah satu efek polusi bagi kulit Anda adalah rusaknya kolagen. Senyawa kimia yang berasal dari polusi udara dapat merusak struktur kolagen kulit dan menghambat produksinya. Padahal, kolagen pada lapisan kulit berperan penting dalam menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit. Oleh karena itu, kulit yang sering terpapar polusi udara cenderung lebih kendur, keriput, dan kusam.

2. Timbulnya jerawat

Tersumbatnya kelenjar minyak di wajah menjadi salah satu dampak polusi udara bagi kulit. Sumbatan tersebut diakibatkan oleh debu dan kotoran yang terkandung dalam polusi udara. Kelenjar yang tersumbat jika dibiarkan dapat menimbulkan iritasi kulit, seperti bakteri atau jamur. Jika hal ini terjadi pada kulit wajah anda, maka jerawat tak bisa dihindari lagi.

3. Flek hitam

Udara yang tercemar dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Efek polusi bagi kulit ini dapat membuat sel tubuh memproduksi antioksidan dan melepas melanin yang berperan pada pigmentasi kulit secara berlebihan.

Melanin yang dilepas tersebut berperan dalam melawan kerusakan yang terjadi. Namun sayangnya, bila kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lama, flek hitam akan timbul sebagai akibatnya.

Baca juga : Pigmentasi

4. Memperburuk kondisi kulit

Jika Anda memiliki psoriasis, dermatitis, atau eksim, dampak polusi udara bagi kulit akan memperparah kondisi penyakit tersebut, terutama bila paparan terjadi secara berkelanjutan. Tentunya paparan polusi terus-menerus dapat mengganggu usaha Anda untuk mencegah kondisi kulit yang disebutkan di atas kambuh kembali.

5. Memperbesar resiko kanker kulit

Kulit dapat menyerap berbagai zat berbahaya yang terhimpun di dalam polusi udara. Jika ini terjadi dalam waktu lama, maka risiko terjadinya kanker kulit akan semakin besar. Bahaya polusi udara dapat meningkat dan memperparah kondisi jika Anda juga kerap terpapar sinar ultraviolet setiap hari.

Cara Melindungi Kulit dari Efek Polusi

1. Rutin Bersihkan Wajah

Salah satu cara sederhana untuk tangkal efek polusi, tetapi penting untuk dilakukan secara rutin adalah membersihkan wajah. Hal ini karena pembersihan yang tepat dapat memberi kulit kesempatan untuk menghirup oksigen yang dibutuhkan untuk mencegah penuaan dini. Jika kamu malas membersihkan kulit, apalagi setelah beraktivitas seharian di luar ruangan, kotoran, asap, dan debu yang menempel di kulit akan menumpuk di pori-pori dan menyebabkan banyak masalah.

Untuk membersihkan wajah, pilihlah sabun pembersih yang mengandung bahan alami, antioksidan, dan vitamin. Cucilah wajah minimal 2 kali dalam sehari, setiap harinya. Jika perlu, lakukan juga perawatan sederhana, seperti menggunakan masker dari bahan alami, agar kesehatan kulit tetap terjaga.

2. Gunakan Tabir Surya sebelum Keluar Rumah

Selain polusi, paparan sinar ultraviolet juga perlu diwaspadai. Sebab kombinasi keduanya ibarat “double trouble” bagi kulit. Oleh karena itu, setiap sebelum beraktivitas di luar rumah, pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya di seluruh bagian kulit yang terbuka, ya. Tabir surya memiliki fungsi untuk menahan efek sinar ultraviolet agar tidak langsung berdampak pada kulit.

3. Gunakan pelembab

Kulit yang sering terpapar polusi akan membuat tampak kusam dan kering. Oleh karena itu, pentingnya menggunakan pelembab setiap hari untuk membuat kulit tetap terjaga kelembapannya. Gunakan pelembab yang mengandung antioksidan untuk melawan radikal bebas.

Baca juga : https://www.beautynesia.id/beauty/bahan-skincare-yang-kaya-akan-antioksidan/b-190451/amp

4. Rutin Melakukan Perawatan

Anda dapat melakukan perawatan di JPP Klinik, seperti hydrofacial dan laser and light treatment yang berfungsi untuk membuat kulit cerah dan sehat.

Baca juga : Apakah perawatan laser menyakitkan dan membakar kulit saya?

Share this :