Call Us : +62 811 922 2138

info@jppskinlaserclinic.com

Rekomendasi 3 Treatment Acne Terbaik untuk Mengatasi Jerawat Anda

Rekomendasi 3 Treatment Acne Terbaik untuk Mengatasi Jerawat Anda

Treatment acne apakah yang paling baik untuk mengatasi permasalahan jerawat Anda? Simak 3 rekomendasi 3 treatment acne terbaik untuk Anda hanya di sini!

Treatment acne terbaik saat ini menjadi incaran banyak orang yang ingin memiliki kulit sehat dan bebas jerawat. Tidak hanya remaja, kamu yang sudah dewasa pun bisa mengalami masalah acne karena faktor hormon, produksi minyak berlebih, hingga penumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Kondisi ini dapat memicu munculnya jerawat di wajah, bahkan kadang di area punggung, bahu, atau dada.

Di era sekarang, semakin banyak pilihan skincare maupun makeup yang ditujukan untuk membantu menyamarkan jerawat. Namun, untuk hasil yang lebih efektif dan berkelanjutan, banyak orang memilih perawatan medis dengan teknologi yang lebih canggih. Dari sekian banyak pilihan, ada 3 jenis treatment jerawat yang paling diminati karena terbukti efektif membantu mengatasi jerawat aktif, mengurangi peradangan, serta memperbaiki tekstur kulit.

Artikel ini akan membahas secara singkat dan jelas mengenai tiga treatment jerawat tersebut, sekaligus memberikan gambaran mana yang mungkin paling sesuai untuk kondisi kulit kamu.

Rekomendasi 3 Treatment Acne Terbaik

Ada banyak pilihan perawatan kulit untuk jerawat, namun tiga treatment ini menjadi yang paling diminati karena hasilnya nyata, aman, dan sesuai dengan kebutuhan kulit. Dengan kombinasi teknologi medis dan perawatan profesional, ketiganya mampu membantu kamu mengatasi jerawat lebih efektif.

1. Facial Acne

Facial acne menjadi salah satu treatment acne terbaik yang paling sering dipilih karena efektif membersihkan pori-pori dari sumbatan, mengurangi komedo, sekaligus membantu menenangkan kulit yang meradang. Perawatan ini biasanya dilakukan oleh esthetician atau skin care specialist yang berpengalaman, sehingga lebih aman dan hasilnya lebih optimal dibanding perawatan mandiri di rumah. Berikut ini adalah tahapan umum dalam facial acne.

1. Pre-Facial: Konsultasi

Sebelum perawatan dimulai, kamu akan diminta mengisi form konsultasi yang berisi riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sedang digunakan. Informasi ini penting karena beberapa obat, seperti antibiotics atau steroids, dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari atau memengaruhi efektivitas facial. Data lengkap juga membantu terapis menentukan produk skincare dan teknik yang paling sesuai dengan kondisi kulit kamu.

2. Persiapan di Ruang Perawatan

Setelah itu, terapis akan mengarahkan kamu ke ruang perawatan. Kamu mungkin akan diminta berganti pakaian khusus agar lebih nyaman selama prosedur berlangsung. Terapis juga akan menyiapkan produk sesuai kebutuhan kulit dan menjelaskan langkah-langkah perawatan yang akan dilakukan.

3. Deep Cleansing

Tahap tindakan facial acne pertama dimulai dengan double cleansing untuk membersihkan kulit dari kotoran, minyak berlebih, dan makeup. Pembersihan ini tidak hanya fokus pada wajah, tetapi bisa juga mencakup leher, dada, dan bahu bila area tersebut berjerawat. Beberapa terapis menggunakan cleanser dengan kandungan seperti alpha-hydroxy acids (AHA) yang efektif membantu mencegah jerawat.

4. Steam Treatment

Selanjutnya, kulit diberi uap hangat menggunakan mesin khusus. Fungsi uap bukan untuk “membuka” pori-pori, melainkan melunakkan sumbatan minyak (sebum plug) sehingga lebih mudah dibersihkan. Jika terasa terlalu panas, kamu bisa meminta terapis menyesuaikan jarak agar tetap nyaman.

5. Exfoliation Procedure

Tahap exfoliation sangat penting dalam facial acne karena membantu mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori. Metodenya bervariasi, mulai dari scrub lembut, microdermabrasion, hingga chemical peel superfisial dengan bahan aktif seperti salicylic acid yang efektif untuk kulit berjerawat. Jika kamu sedang menggunakan obat tertentu seperti retinoids atau isotretinoin, terapis biasanya akan melakukan eksfoliasi yang sangat ringan atau bahkan melewati tahap ini, karena kulit sudah lebih sensitif.

6. Blemish Extractions

Selanjutnya, dilakukan ekstraksi komedo (blackheads atau milia) dengan tekanan lembut menggunakan jari atau alat khusus bernama comedone extractor. Proses ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit berlebihan, dan hasilnya bisa langsung terlihat karena komedo hilang setelah perawatan. Namun, jerawat meradang atau kistik tidak boleh diekstraksi, karena hanya bisa ditangani oleh dokter kulit.

7. Application of a Mask

Setelah ekstraksi, kulit diberi masker sesuai kebutuhan. Untuk kulit berminyak biasanya digunakan clay mask yang menyerap minyak berlebih, sementara kulit dengan peradangan lebih cocok diberi masker menenangkan. Masker sulfur juga sering dipilih karena membantu mengurangi jerawat. Beberapa terapis bahkan mengombinasikan masker dengan bahan tambahan seperti tea tree oil untuk meningkatkan efek anti-acne.

8. Toner atau Astringent

Setelah masker dibersihkan, kulit akan diberi toner atau astringent. Keduanya mirip, tetapi berbeda fungsi: astringent membantu mengangkat minyak berlebih sehingga kulit terasa segar dan matte, sedangkan toner lebih lembut dan cocok untuk kulit kering atau sensitif. Pemilihan produk akan disesuaikan dengan kondisi kulit kamu.

9. Moisturizer dan Sun Protection

Tahap terakhir adalah penggunaan pelembap ringan yang non-comedogenic, sehingga tidak menyumbat pori-pori. Setelah itu, sunscreen diaplikasikan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Langkah ini sangat penting karena setelah eksfoliasi, kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar UV. Perlindungan matahari juga membantu mencegah penuaan dini, flek hitam, dan iritasi pasca perawatan.

2. Laser Non-Ablatif (misalnya: ND Yag – Revlite)

Laser non-ablatif adalah salah satu treatment acne terbaik yang banyak dipilih karena bekerja di bawah lapisan kulit tanpa merusak permukaan epidermis. Jenis laser ini menggunakan energi cahaya untuk menargetkan lapisan dermis, merangsang produksi kolagen, serta mengurangi peradangan akibat jerawat. Contoh yang populer adalah ND Yag dan Revlite laser, yang efektif membantu mengecilkan pori-pori, meratakan warna kulit, dan meminimalkan bekas jerawat (post-inflammatory hyperpigmentation).

Perawatan ini juga sering disebut sebagai laser inflamed skin karena mampu menenangkan jerawat meradang, menekan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, serta mengontrol produksi minyak berlebih. Hasilnya, kulit tampak lebih bersih, halus, dan merata tanpa harus melalui proses penyembuhan yang lama.

Keunggulan utama laser non-ablatif adalah downtime yang minimal—kulit biasanya hanya mengalami kemerahan ringan yang cepat mereda. Perawatan ini cocok untuk kamu yang mengalami jerawat aktif ringan hingga sedang, noda hitam bekas jerawat, maupun tekstur kulit yang kasar akibat jerawat lama.

3. Chemical Peeling

Chemical peeling termasuk salah satu treatment acne terbaik yang cukup populer karena mampu memperbaiki kondisi kulit berjerawat sekaligus meratakan tekstur dan warna kulit. Prosedur ini dilakukan dengan mengoleskan larutan kimia tertentu pada kulit untuk mengelupas lapisan terluar, sehingga kulit baru yang lebih sehat dan halus bisa muncul. Jenis chemical peeling untuk jerawat biasanya menggunakan:

  • Salicylic Acid (BHA): efektif melarutkan minyak di dalam pori-pori, cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.
  • Glycolic Acid (AHA): membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus merangsang regenerasi kulit, sehingga noda bekas jerawat lebih cepat memudar.
  • Lactic Acid (AHA): lebih lembut, membantu hidrasi sekaligus mencerahkan kulit kusam.
  • Mandelic Acid (AHA): bekerja lebih pelan, cocok untuk kulit sensitif dengan masalah jerawat ringan.

Downtime chemical peeling bervariasi tergantung kekuatan larutan. Superficial peeling biasanya hanya menyebabkan kemerahan ringan dan sedikit mengelupas selama 2–3 hari. Namun, medium peeling bisa menimbulkan pengelupasan yang lebih terlihat hingga 5–7 hari.

Beberapa manfaat dari chemical peeling antara lain:

  • Mengurangi jerawat aktif dan komedo.
  • Mempercepat penyembuhan noda hitam pasca jerawat (post-inflammatory hyperpigmentation).
  • Meratakan tekstur kulit yang kasar.
  • Membantu penyerapan skincare menjadi lebih optimal.

Meskipun menawarkan manfaat besar, Anda juga harus mewaspadai beberapa kemungkinan efek samping dan risikonya, yani kemerahan dan sensasi perih sementara, kulit menjadi lebih kering atau bersisik pada fase penyembuhan, hiperpigmentasi pasca inflamasi (jika tidak menggunakan sunscreen secara rutin), hingga reaksi iritasi, terutama jika dilakukan pada kulit yang sangat sensitif atau tidak sesuai dengan jenis asam yang dipilih.

Dengan pemilihan jenis asam dan konsentrasi yang tepat oleh tenaga profesional, chemical peeling bisa menjadi pilihan treatment acne terbaik untuk kamu yang ingin hasil nyata dengan downtime relatif singkat.

Konsultasikan Treatment Acne Terbaik di JPP Skin Laser Clinic

Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, begitu pula dengan perawatan jerawat. Baik melalui facial acne, laser non-ablatif (ND Yag – Revlite / laser inflamed skin), maupun chemical peeling, hasil optimal hanya dapat dicapai jika disesuaikan dengan kondisi kulit Anda.

Di JPP Skin Laser Clinic, Anda akan mendapatkan analisis kulit secara menyeluruh serta rekomendasi treatment acne terbaik dari tenaga profesional berpengalaman. Jangan biarkan jerawat mengurangi rasa percaya diri Anda. 

Segera jadwalkan konsultasi dan temukan solusi yang tepat untuk kulit yang lebih sehat dan bebas jerawat!

 

Referensi 1 2

 

 

 

Share this :