Article

Kenali Tanda Skin Barrier Rusak

Skin barrier adalah bagian kulit paling luar yang berfungsi menjaga kulit dari paparan radikal bebas yang dapat menyebabkan perubahan pada kulit. Penting untuk menjaga bagian kulit ini tetap sehat, salah satu caranya dengan menggunakan skincare untuk skin barrier.

Pasalnya, kerusakan pada lapisan luar kulit ini dapat memicu gangguan pada kulit wajah secara menyeluruh. Yuk, simak cara mengenal kondisi skin barrier yang telah mengalami kerusakan di sini. Berikut adalah beberapa tanda skin barrier rusak:

– Kulit mudah iritasi

– Kulit yang gatal

– Hiperpigmentasi.

– Kulit kering dan kusam.

– Rentan mengalami infeksi kulit.

– Penyembuhan luka membutuhkan waktu yang cukup panjang.

– Kemerahan.

– Pori-pori semakin terlihat.

– Sering berjerawat.

Penyebab Skin Barrier Rusak

Masalah fungsi lapisan pelindung kulit tentu tidak muncul begitu saja. Ada beberapa penyebab yang membuatnya rusak. Berikut beberapa penyebab skin barrier rusak :

1. Penggunaan sabun atau produk dengan kandungan bahan kimia yang keras untuk kulit, seperti sodium lauryl sulfate (SLS), alkohol, dan pewangi

2. Paparan bahan pemicu alergi (alergen), penyebab iritasi (iritan), polusi, dan sinar UV

3. Pengelupasan kulit (eksfoliasi) secara berlebihan

4. Kondisi udara yang terlalu kering, misalnya karena seharian berada di dalam ruangan ber-AC

5. Tidak rutin mengoleskan losion atau pelembab kulit

6. Gaya hidup tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan tinggi gula, merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan

Selain itu, penyakit-penyakit kulit, seperti eksimpsoriasis, dan rosacea, juga bisa menjadi penyebab rusaknya skin barrier.

Cara Memperbaiki Skin Barrier Yang Rusak

1. Gunakan sabun berbahan lembut

Kebanyakan sabun mandi mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) atau surfaktan. Senyawa ini sebenarnya berfungsi untuk membersihkan kotoran di kulit. Namun, surfaktan termasuk bahan kimia keras yang bisa merusak skin barrier dan membuat kulit kering.

Cara memperbaiki skin barrier yang rusak karena hal tersebut adalah mengganti sabun mandi kamu dengan sabun yang mengandung bahan alami, seperti cocoa butter, minyak zaitun, aloe vera, atau jojoba. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan sabun yang mengandung gliserin untuk melembapkan kulit.

2. Lakukan eksfoliasi secukupnya

Eksfoliasi merupakan perawatan kulit yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati di permukaan kulit. Tujuannya adalah agar sel-sel kulit yang telah mati dapat digantikan dengan sel-sel kulit yang baru dan sehat.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, eksfoliasi yang dilakukan secara berlebihan atau terlalu sering dapat merusak skin barrier, bahkan bisa melukai kulit. Namun, eksfoliasi juga perlu dilakukan, karena sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit bisa membuat kulit kusam dan kasar, serta menyumbat pori-pori. Jadi, lakukanlah eksfoliasi secukupnya sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.

3. Lindungi kulit dari sinar matahari

Melindungi kulit dari sinar matahari dapat dilakukan dengan menggunakan tabir surya atau losion yang diperkaya SPF atau UV filter saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Ini adalah cara memperbaiki skin barrier yang penting karena dapat melindungi kulit dari sinar UV yang berdampak buruk pada skin barrier.

Selain itu, sebisa mungkin hindari beraktivitas lama di bawah terik matahari. Bila memang harus, kenakan topi, payung, atau baju lengan panjang untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

4. Sederhanakan rutinitas perawatan kulit

Terlalu banyak memakai produk skincare dengan beragam kandungan bahan aktif justru bisa menyebabkan iritasi dan merusak skin barrier. Jadi, cobalah bertanya kepada dokter mengenai produk mana yang cocok dengan jenis kulit kamu.

5. Gunakan bahan skincare yang memperkuat skin barrier

Untuk membantu proses perbaikan skin barrier oleh tubuh, kamu dapat menggunakan produk skincare dengan kandungan hyaluronic acid, ceramide, squalane, centella asiatica, peptide. Bahan-bahan tersebut efektif untuk memulihkan skin barrier.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Karena gaya hidup juga ikut berpengaruh kepada kondisi skin barrier, maka kamu juga harus mengubahnya agar menjadi lebih sehat. Ubah pola makan jadi lebih sehat dengan konsumsi makanan kaya nutrisi, rendah gula, dan tinggi serat. Selain itu, berhenti merokok dan konsumsi alkohol, tidur yang cukup 7-9 jam sehari, dan rutin berolahraga.

7. Lakukan perawatan skin booster

Pada dasarnya, skin booster adalah tindakan perawatan kulit melalui suntikan yang bertujuan untuk menghidarasi kulit sekaligus menutrisi kulit agar lebih sehat, halus, lembut, dan bercahaya. Beberapa perawatan yang dapat kamu lakukan di JPP skin laser klinik, yang bermanfaat untuk memperbaiki skin barier yang rusak, yaitu :

Profhilo Injection

Beauty Glow Injection

Baca juga : Lagi ngetren, apa sih manfaat DNA Salom untuk kulit?

Ultra Skin Tightening

Baca juga : https://www.sylfirm-x.com/

Untuk penjelasan lebih lengkap, kamu bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kami di JPP Skin Laser Klinik yang ada di kota kamu.