Call Us : +62 811 922 2138

info@jppskinlaserclinic.com

gambar artikel

Cara Membedakan Bekas Jerawat Coklat (PIH) dengan Bekas Jerawat Merah (PIE) 

Bekas jerawat coklat (PIH) sering kali muncul justru saat Anda pikir perjuangan melawan jerawat sudah selesai. Kulit yang tadinya mulus mendadak dipenuhi titik-titik coklat yang bertahan berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Tak heran kalau banyak orang merasa sembuhnya jerawat ini seolah didorong ke kandang singa setelah baru lolos dari kandang buaya. 

Nah, tahukah Anda bahwa tidak semua bekas warna di kulit pascaperadangan itu sama? Ada yang disebabkan oleh kelebihan pigmen (yaitu PIH), ada juga yang timbul karena perubahan pembuluh darah di kulit, dikenal sebagai post-inflammatory erythema (PIE). Sekilas keduanya terkesan mirip, tapi penanganannya berbeda jauh. Artikel ini akan membantu Anda membedakan keduanya, agar Anda tak salah memilih perawatan dan tahu cara paling efektif untuk mencerahkan area yang gelap akibat hyperpigmentation atau dark spots.

Apa Itu PIH vs PIE: Definisi, Penyebab, dan Tanda

Banyak orang sering menyebut semua bekas jerawat sebagai “sisa warna yang membandel”, padahal tidak semuanya sama. Ada dua jenis utama yang sering membuat bingung: post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) dan post-inflammatory erythema (PIE). Mengetahui perbedaannya penting agar Anda bisa memilih perawatan yang tepat untuk bekas jerawat coklat (PIH) maupun kemerahan yang tertinggal setelah jerawat mereda.

1. Apa itu Bekas Jerawat Coklat atau PIH 

PIH muncul akibat produksi melanin yang berlebihan setelah kulit mengalami peradangan, misalnya karena jerawat, gesekan, atau paparan sinar matahari. Ketika kulit meradang, sel penghasil pigmen (melanosit) menjadi terlalu aktif dan menghasilkan lebih banyak melanin. Hasilnya, muncul area berwarna coklat atau keabu-abuan di tempat jerawat sebelumnya. Menurut penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central, PIH lebih sering muncul pada individu dengan warna kulit medium hingga gelap, karena sel pigmennya secara alami lebih aktif.

Pada bekas jerawat coklat (PIH), warna tidak berubah ketika ditekan, dan cenderung menetap lebih lama dibanding kemerahan biasa. Faktor seperti paparan UV tanpa perlindungan atau kebiasaan memencet jerawat dapat memperburuk hiperpigmentasi. Itulah sebabnya sunscreen dan bahan pencerah seperti niacinamide atau azelaic acid sering direkomendasikan untuk membantu memudarkan dark spots akibat PIH.

2. Apa itu Bekas Jerawat Merah atau PIE 

Sementara itu, PIE disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah atau kerusakan kapiler di kulit setelah peradangan. Warna yang muncul biasanya merah, merah muda, atau kadang keunguan, terutama pada kulit yang lebih terang. PIE adalah reaksi vaskular, bukan pigmen, sehingga tidak akan memudar dengan bahan pencerah biasa.

PIE juga memiliki ciri khas: warnanya bisa berubah atau memucat ketika kulit ditekan perlahan, berbeda dengan bekas jerawat coklat (PIH) yang tidak bereaksi terhadap tekanan. Karena penyebabnya adalah pembuluh darah, PIE lebih responsif terhadap perawatan berbasis energi seperti laser vaskular, bukan krim pencerah.

3. Mengapa Penting untuk Membedakan PIH dan PIE?

Mengetahui apakah bekas jerawat Anda termasuk PIH atau PIE akan sangat menentukan arah perawatan Anda. PIH perlu ditargetkan pada pigmen, sementara PIE fokus pada pembuluh darah. Salah memilih bisa membuat hasilnya tidak optimal, bahkan memperparah kondisi kulit. Jadi, memahami perbedaan ini adalah langkah pertama menuju perawatan hiperpigmentasi yang efektif dan hasil kulit lebih merata tanpa dark spots membandel.

Bagaimana Cara Mengenali PIH dan PIE? 

Saat bercermin dan melihat bekas jerawat coklat (PIH) yang tak kunjung memudar, wajar jika Anda bertanya-tanya: “Apakah ini benar PIH atau sebenarnya PIE?” Mengetahui perbedaannya sejak awal membantu Anda menentukan langkah yang tepat—apakah cukup dengan perawatan rumahan atau sudah waktunya berkonsultasi ke dokter kulit.

1. Cara sederhana mengenali di rumah

Salah satu cara paling mudah membedakan PIH dan PIE adalah dengan memperhatikan warna, tekstur, dan reaksi terhadap tekanan ringan. Jika area tersebut tampak merah atau merah muda dan sedikit memucat ketika ditekan, kemungkinan besar itu adalah post-inflammatory erythema (PIE). Sebaliknya, bekas jerawat coklat (PIH) biasanya berwarna coklat hingga keabu-abuan dan tidak berubah sama sekali saat Anda menekannya.

Tekstur kulit pada PIH biasanya sudah rata, tidak menonjol atau berlubang, karena masalahnya berada pada pigmen, bukan struktur kulit. Meski tampak “ringan”, hiperpigmentasi jenis ini bisa bertahan berbulan-bulan tanpa perawatan yang tepat, terutama jika kulit sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan.

2. Faktor yang memengaruhi durasi pemulihan

Setiap orang memiliki waktu pemulihan berbeda. Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain:

  • Kedalaman pigmen: PIH yang hanya di lapisan epidermis lebih mudah diatasi dibanding yang sudah mencapai dermis.
  • Paparan sinar UV: tanpa sunscreen, dark spots bisa semakin pekat.
  • Kebiasaan memencet jerawat: trauma tambahan dapat memperburuk bekas jerawat coklat (PIH) dan memperlambat regenerasi kulit.

Proses pencerahan alami PIH bisa memakan waktu berbulan-bulan, terutama pada kulit dengan aktivitas melanin tinggi.

Pilihan Perawatan Relevan untuk Bekas Jerawat Coklat (PIH)

Mengatasi bekas jerawat coklat (PIH) membutuhkan kombinasi antara kesabaran dan strategi yang tepat. Tujuannya adalah mengendalikan produksi melanin berlebih sekaligus mempercepat regenerasi kulit. Pendekatannya bisa dimulai dari perawatan topikal di rumah, lalu ditingkatkan ke perawatan klinik jika diperlukan.

1. Perawatan topikal

Langkah pertama dalam mengurangi hiperpigmentasi adalah menggunakan bahan aktif pencerah yang aman. Kandungan seperti niacinamide, azelaic acid, retinoid, tranexamic acid, atau vitamin C bekerja dengan cara menghambat pembentukan melanin dan mempercepat pembaruan sel kulit. Penggunaan teratur bisa membantu memudarkan dark spots dan meratakan warna kulit. Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, penting selalu menggunakan sunscreen setiap hari agar bekas jerawat coklat (PIH) tidak semakin gelap akibat paparan sinar UV.

2. Laser & Light Therapy

Jika perawatan topikal belum cukup, langkah berikutnya adalah terapi berbasis energi. Teknologi seperti QS Nd:YAG 1064 nm atau picosecond laser dapat menargetkan melanin di kulit dan membantu memecah pigmen secara bertahap. Prosedur ini perlu disesuaikan dengan tipe kulit agar aman dari risiko PIH baru setelah tindakan. Biasanya, dokter akan menyusun protokol bertahap untuk memastikan hasil yang merata tanpa iritasi.

3. Skin Healer dan Dermapeel

Skin Healer berbasis polynucleotides (seperti Rejuran dan sejenisnya) berfungsi memperbaiki struktur kulit dari dalam, meningkatkan hidrasi, serta mempercepat proses penyembuhan setelah peradangan. Sementara itu, Dermapeel atau chemical peel membantu mengangkat sel kulit dengan pigmen berlebih di lapisan epidermis dan merangsang regenerasi kulit baru. Kombinasi microneedling dan peeling juga sering dipilih untuk memperbaiki tekstur sekaligus mencerahkan area bekas jerawat coklat (PIH).

Apa pun jenis perawatannya, selalu kombinasikan dengan regimen topikal harian dan perlindungan sinar matahari agar hasil lebih tahan lama dan risiko hiperpigmentasi berulang dapat diminimalkan.

Konsultasikan Perawatan Bekas Jerawat Coklat (PIH) Anda di JPP Skin Laser Clinic

Jika bekas jerawat coklat (PIH) tak kunjung memudar meski sudah mencoba berbagai produk, mungkin sudah saatnya Anda beralih ke solusi profesional. Di JPP Skin Laser Clinic, Anda bisa mendapatkan perawatan yang dirancang khusus berdasarkan kondisi kulit dan penyebab utama hiperpigmentasi yang Anda alami.

Sebagai klinik perawatan kulit terbaik, JPP Skin Laser Clinic dikenal dengan pendekatan berbasis medis dan teknologi terkini yang aman untuk semua jenis kulit. Tim dokter berpengalaman akan melakukan analisis mendalam, termasuk pemeriksaan dermatoskopik dan evaluasi warna kulit digital, untuk memastikan diagnosis PIH atau PIE Anda tepat sebelum memulai perawatan.

Untuk mengatasi dark spots dan hiperpigmentasi akibat bekas jerawat coklat (PIH), JPP menawarkan tiga jenis perawatan unggulan yang saling melengkapi:

  • Laser & Light, membantu menargetkan pigmen berlebih dan memperbaiki tampilan warna kulit tidak merata.
  • Skin Healer, terapi berbasis polynucleotides yang mendukung regenerasi kulit dan mempercepat pemulihan setelah peradangan.
  • Dermapeel, chemical peel profesional yang membantu mempercepat pergantian sel kulit dan mencerahkan area yang menggelap.

Setiap prosedur dilakukan dengan protokol yang disesuaikan agar aman bagi kulit sensitif dan mencegah risiko hiperpigmentasi tambahan.

Jadi, jika bekas jerawat coklat (PIH) membuat Anda kurang percaya diri, jangan biarkan hal tersebut berlarut-larut dan segeralah mengambil tindakan! Konsultasikan kondisi kulit Anda sekarang bersama dokter ahli di JPP Skin Laser Clinic, dan dapatkan kembali kulit yang tampak cerah, sehat, dan merata warnanya.

Share this :